Sejarah Kebudayaan dan Peradaban Mesir Kuno

SEJARAH KEBUDAYAAN MESIR KUNO
Peradaban Mesir kuno berkembang di sepanjang sungai Nil. Seorang pendeta Mesir bernama Manetho telah mengalih bahasakan sejarah raja-raja Mesir ke dalam bahasa Yunani. Inskripsi- Inskripsi yang menggunakan huruf hieroglif dialih bahasakan kedalam bahasa coptic, yakni bahasa yang digunakan oleh orang Mesir pada masa akhir kuno. Dari bahasa itu kemudian diterjemahkan lagi ke dalam bahasa Yunani. Champolionadalah seorang sarjana Perancis yang berjasa dalam membaca huruf hieroglif yang terlupakan, yakni melaluiprasasti batu Rosetta yang berisikan aksara Yunani Kuno, Paku dan hieroglif.
Perkembangan teknologi, pertanian dan sistem irigasi berawal dari keinginan orang-orang Mesir kuno untuk menaklukkan sungai itu untuk mengatasi pasang surut air sungai. Mereka membuka saluran dan bendunganyang sekaligus digunakan untuk mengairi sawah-sawah di sekitar sungai.
Salah satu bukti adanya peradaban itu adalah ditemukannya sabit yang terbuat dari batu tempat penyimpanan gandum dan garpu tanah dari kayu. Kebudayaan Nil demikian para ahli menyebutnya, pada tahap awal berasal dari sebuah delta di sekitar desa Narinde. Di desa itu banyak ditemukan alat-alat batu serta bermacam-macam gerabah.
Beberapa di antara gerabah itu bahkan yang dihias dengan garis garis putih dan hitam dalam pola zig zag.Temuan lain yang menggambarkan kemajuan kebudayaan Mesir pada masa proto sejarah adalah temuan gerabah dengan gambar perahu suci, kepala burung, tangan, gajah dan kura-kura dengan garis-garis sederhana, sebagian besar peninggalan itu sekarang masih disimpan di Musieum Of Fine Arts di Boston.
Untuk memahami bagaimana kebudayaan Mesir Kuno, harus dipahami dulu kepercayaan mereka, walaupun tidak semua karya-karya seni mereka dipersembahkan untuk agama, namun semua karya-karya itu ditemukan di makam-makam dan di kuil-kuil. Kepercayaan mereka bahwa orang mati itu masih punya kehidupan, sehingga orang yang mati suka diawetkan yaitu Mummi yang ditempatkan pada makam yang indah dan kontribusi bangunan yang kuat dengan lukisan dinding dan relief-relief.
Diantaranya terdapat lukisan meja yang diatasnya tersedia peralatan seperti kendi dan makanan, Seni Bangunan, Seni Pahat Dan Seni Lukis

Seni Bangun Dan Seni Lukis

Seni bangun, seperti piramida, kuil dan istana serta seni rupa, seperti pahat dan lukis berkembang mencapai puncaknya. Salah satu seni bangun Mesir kuno yang sampai sekarang masih terkenal adalah Piramida Mesir. Para sarjana mencatat tidak kurang dari 30 piramida yang telah ditemukan tapi hanya 3 buah di wilayah Giza yang relatif masih lengkap.
Piramida besar Kufu, tingginya 480 kaki, atau kira-kira 14,5 meter lebar 750 kaki atau kira-kira 25 Meter.Piramida ini dibangun diatas tanah seluar hampir 5 Ha.Untuk membangunnya diperlukan 2,3 juta batu dalam bentuk balok yang masing-masing balok beratnya 2,5 ton. Bagian dalam piramida yang tersusun dari batu kapur berwarna kekuning-kuningan itu terdapat dua bilik (bilik untuk makam raja dan untuk makam ratu). Makam ini juga dibangun dari tumpukan batu-batu yang disebut Mastaba.

SEJARAH PERADABAN MESIR KUNO

Semua orang tentu tahu piramida chufu kan ? itu termasuk salah satu peninggalan bersejarah. Piramida itu ada pada zaman mesir kuno. Jadi langsung aja yuk kita baca Sejarah Peradaban Mesir Kuno yang menggambarkan kemajuan dan kehebatan negeri itu pada zamannya.

Semoga apa yang telah saya sampaikan diatas dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan Sobat semua. :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Berdirinya Candi Muara Takus

Sejarah Berdirinya PT. PLN (Persero)

Landasan Dasar Proklamasi Kemerdekaan Indonesia